Saturday, 3 October 2015

Kali ini kita akan membahas tentang Definisi Gaya Coriolis. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Definisi Gaya Coriolis

Apa yang dimaksud dengan gaya coriolis dan apa yang menyebabkan timbulnya gaya coriolis ?
Pengertian gaya coriolis adalah : gaya yang membelokkan arah arus yang berasal dari tenaga rotasi bumi. Pembelokan itu akan mengarah ke kanan di belahan bumi utara dan mengarah ke kiri di belahan bumi selatan. Gaya coriolis berakibat adanya aliran gyre yang searah jarum jam (ke kanan) pada belahan bumi utara dan berlawanan dengan arah jarum jam di belahan bumi selatan.

Gaya Coriolis mempengaruhi aliran massa air, dimana gaya ini akan membelokkan arah arus dari arah yang lurus. Gaya Coriolis juga yang menyebabkan timbulnya perubahan-perubahan arah arus yang kompleks susunannya yang terjadi sesuai dengan makin dalamnya kedalaman suatu perairan.
Definisi Gaya Coriolis
Pada biasanya tenaga angin yang diberikan pada lapisan permukaan air dapat membangkitkan timbulnya arus permukaan yang memiliki kecepatan sekitar 2% dari kecepatan angin itu sendiri. Kecepatan arus ini akan berkurang cepat sesuai dengan makin bertambahnya kedalaman perairan dan akhirnya angin tidak memiliki pengaruh sama sekali pada kecepatan arus pada kedalaman 200 m. Pada saat kecepatan arus berkurang, maka tingkat perubahan arah arus yang disebabkan oleh gaya Coriolis akan meningkat. Hasilnya akan dihasilkan sedikit pembelokan dari arah arus yang relaif cepat di lapisan permukaan dan arah pembelokanya menjadi lebih besar pada aliran arus yang kecepatanya makin lambat dan memiliki kedalaman makin bertambah besar. Akibatnya akan timbul suatu aliran arus dimana makin dalam suatu perairan maka arus yang terjadi pada lapisan-lapisan perairan akan makin dibelokan arahnya. Hubungan ini dikenal sebagai Spiral Ekman.

Selain memiliki pengaruh terhadap gerakan massa air, gaya coriolis juga memiliki pengaruh terhadap gerakan angin yang dikenal dengan angin utama (angin timur, barat, dan pasat). Angin-angin utama itu berhembus dalam suatu arah yang nyaris tetap pada garis-garis lintang tertentu. Angin itu timbul sebab peredaran atmosfer dan rotasi bumi. Seandainya bumi tidak berotasi, angin akan bergerak lurus ke utara atau ke selatan. Namun rotasi bumi menimbulkan gaya rotasi yang disebut gaya Coriolis yang gaya yang membelokkan arah angin utama

Hukum Boys Ballot yang mengatakan "Angin cyclon di belahan bumi utara akan berputar berlawanan arah jarum jam, namun sebaliknya berputar searah jarum jam di belahan bumi selatan". Hal ini dikarenakan gerakan angin (relatif pada permukaan bumi) di belokkan oleh efek dari rotasi bumi. Semakin ke arah khatulistiwa, gaya coriolis makin mengecil. Gaya Coriolis dipengaruhi oleh posisi lintang suatu wilayah. Semakin kecil letak lintang suatu wilayah, maka gaya Coriolis semakin kecil pengaruhnya Itulah sebabnya angin cyclon nyaris tidak pernah terjadi di wilayah khatulistiwa.

Semua hal ini bisa dirangkum sebagai hukum Buys Ballot:
  1. Angin mengalir dari tempat yang bertekanan maksimum (dingin) ke tempat yang bertekanan minimum (panas).
  2. Pada belahan utara bumi, udara/angin berkelok ke kanan dan di belahan selatan berkelok ke kiri.
  3. Pembelokan arah angin terjadi sebab adanya rotasi bumi dari barat ke timur dan sebab bumi bulat





No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.