Wednesday, 19 October 2016

Kali ini kita akan membahas tentang Pengertian, Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasi Kemiskinan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Pengertian, Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasi Kemiskinan

Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidak mampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Istilah ini secara subjektif dan komparatif difahami oleh sebagian orang, sementara yang beberapa yang lainnya melihat dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.

Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara, utamanya mencakup:
  • Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.
  • Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidak mampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi.
  • Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna “memadai” di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia.

Pengertian, Penyebab, Kemiskinan di Indonesia
Gambaran Kemiskinan di Indonesia
Penyebab kemiskinan

Masalah kemiskinan memang telah lama ada sejak dahulu kala. Dimasa lalu pada umumnya masyarakat menjadi miskin bukan karena kurang pangan, akan tetapi miskin dalam bentuk minimnya kemudahan atau materi. Dari ukuran kehidupan modern pada masa kini mereka tidak menikmati fasilitas pendidikan pelayanan kesehatan, dan kemudahan-kemudahan lainnya yang tersedia pada jaman modern. Pemerintah Indonesia dari segi ekonomi tentu menganggap kemiskinan adalah masalah mutlak yang harus segera diselesaikan disamping masalah lain yaitu ketimpangan pendapatan, strukturisasi pemerintahan, inflasi, defisit anggaran dan lain -lain.

Bangsa Indonesia perlu mewaspadai kondisi kemiskinan yang terjadi saat ini. Walaupun secara statistik tahun 2012 terjadi penurunan kemiskinan menjadi 28,59 juta orang atau 11,6 persen, secara kualitas kemiskinan justru mengalami involusi dan cenderung semakin kronis. Hal itu ditunjukkan oleh semakin meningkatnya indeks keparahan kemiskinan, terutama di wilayah pedesaan yang meningkat hampir dua kali lipat selama tahun 2012. "Badan Pusat Statistik mencatat, indeks keparahan pada Maret 2012 sebesar 0,36. Padahal, pada September 2012 menjadi 0,61. Kenaikan indeks ini menunjukan dua hal, yaitu semakin melebarnya kesenjangan antar penduduk miskin dan, juga, semakin rendahnya daya beli dari masyarakat kelompok miskin karena ketidak mampuan mereka memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup sampai dengan batas pengeluaran garis kemiskinan yang hanya sebesar Rp 259.520/bulan,.

Kondisi penduduk miskin di wilayah pedesaan yang semakin parah ini, diakibatkan karena tingginya tingkat inflasi wilayah pedesaan, yakni 5,08 persen, jika dibandingkan dengan inflasi nasional sebesar 4,3 persen selama tahun 2012.

Dampak Kemiskinan

Sekarang kemiskinan sudah memberikan dampak yang beraneka ragam mulai dari tindak kriminal, pengangguran,kesehatan terganggu, dan masih banyak lagi. Kemiskinan memang dapat menyebabkan beragam masalah tapi untuk sekarang masalah yang paling penting adalah bagaiman acaranya agar anak-anak kecil yang sama sekali tidak mampu dapat bersekolah dengan baik seperti anak-anak lainnya. Pertama itulah masalah yang harus dipecahkan oleh pemerintah karena jika masalah itu tidak dapat dibereskan maka akan muncul masalah-masalah baru yang lebih banyak lagi. Dan juga banyak orang-orang miskin terkena penyakit tapi mereka sulit untuk berobat ke dokter karena mahal, walapun pemerintah sudah memberikan kartu kemiskinan tapi itu tidak menjamin di rumah sakit.

Cara Penanggulangan Kemiskinan
Upaya penanggulangan kemiskinan pada hakekatnya merupakan upaya bersama dari semua pemangku kepentingan, sehingga membutuhkan sinergi dan kemitraan dengan semua pihak. Pemerintah, termasuk pemerintah daerah, kalangan swasta, kalangan organisasi kemasyarakatan, kalangan universitas dan akademisi, kalangan politik dan tentunya masyarakat sendiri perlu membangun visi yang sama, pola pikir dan juga pola tindak yang saling menguatkan dengan difokuskan pada upaya penanggulangan kemiskinan. Dalam kemitraan yang saling menguatkan inilah maka berbagai sasaran peningkatan kesejahteraan rakyat dapat dicapai dengan baik. Pemerintah sangat mendukung setiap prakarsa dan inovasi yang dijalankan serta dikembangkan oleh semua pihak dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan rakyat ini.

Di zaman sekarang ini banyak penemuan teknologi baru yang canggih dan sangat bermanfaat. Hampir semua orang berlomba untuk mempelajari teknologi dan bersaing agar mendapatkan perkerjaan yang layak. Dengan belajar lebih giat,orang yang bekerja dibagian perusahaan atau dijajaran pemerintahan dapat menikmati kehidupan yang layak dan tercukupi. Di ibukota banyak dijumpai gedung-gedung tinggi pencakar langit,tempat dimana orang-orang professional dan pintar bekerja.

Ternyata dibalik gedung yang tinggi itu banyak lingkungan kumuh dijumpai. Orang-orang yang pekerjaannya kurang layak atau hasil dari kerjanya hanya dapat mencukupi kehidupan sehari-hari mau tidak mau bertahan dalam kondisi lingkungan yang kumuh dan tempat tinggal yang kurang layak. Sungguh fenomena yang sangat berbeda bagai bumi dan langit. Begitu banyak masyarakat yang kurang mampu dan miskin. Tetapi saya bertanya-tanya,apakah kemiskinan sebab dari pemerintah atau dari orangnya sendiri yang tidak mau bekerja keras untuk merubah kehidupan yang lebih baik?.

Sudah banyak fakta yang membuktikan anak seorang yang kurang mampu dapat menjadi orang besar dengan berpenghasilan tinggi. Nah, jadi apa yang salah dengan kemiskinan?. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia mempunyai banyak permasalahan terutama dibidang ekonomi. Adanya ketidak sesuaian antara pekerjaan dengan calon pekerja,lapangan pekerjaan yang sulit yang menjadikan banyak timbulnya pengangguran sehingga timbul kemiskinan. Masalah yang lain yaitu kebutuhan pokok yang diberikan oleh pemerintah seperti pendidikan yang layak,layanan kesehatan, dan lain-lain. Banyak berita yang menyatakan bahwa anggaran yang seharusnya digunakan untuk pendidikan,layanan kesehatan dan yang lainnya malah di salah gunakan oleh pemerintah. Anggaran yang begitu banyak yang merupakan hak rakyat malah untuk membuncitkan perut para jajaran pemerintah. Masyarakat kecil pun tidak dapat berbuat apa-apa,mereka menjalani kerasnya hidup dan hanya memikirkan kelangsungan hidup tanpa memikirkan niat untuk bersekolah,membeli obat jika sakit yang ada hanya apakah besok masih bisa makan?. Mungkin dari semua permasalahan tersebut yang membuat kemiskinan masih ada dan merajalela.

Sumber : http://premasanjaya.blogspot.co.id

Kali ini kita akan membahas tentang Apa itu Dolmen ?. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Apa itu Dolmen ?

Apa itu Dolmen ? Dolmen adalah salah satu bagunan pada jaman megalithikum yang berupa meja batu tempat menaruh sesaji, tempat penghormatan kepada roh nenek moyang, dan tempat meletakan jenazah.

Di Indonesia, daerah penemuannya adalah Bondowoso, Jawa Timur.

Dolmen juga disebut sebagai monumen Megalit (batu besar). Dalam banyak kasus, strukturnya kadang membentuk sebuah gundukan tanah, atau kadang hanya bilik tunggal, bahkan ada yang disangga oleh batu-batu kecil dan ada juga yang ditutup secara rapat. Di beberapa kebudayaan, Dolmen digunakan sebagai tempat untuk meletakkan persembahan, saji-sajian, atau menjadi sebuah monumen yang diduga digunakan sebagai fasilitas ritual yang berhubungan dengan kepercayaan dan pemujaan. Oleh karennya Dolmen sering disebut sebagai meja batu.
Berikut adalah contoh gambar dolmen.

pengertian dolmen
Dolmen

ETIMOLOGI

Kata Dolmen berasal dari kata frase “taol maen”, yang maknanya kurang lebih meja batu. Kemudian juga ada kata “dolmin” yaitu istilah yang digunakan oleh para penulis dan peneliti Prancis pada abad ke-18 untuk menyebutkan Kuburan Batu Besar (megalithic tombs).

Sementara memasuki Abad ke-19, para penulis dari Inggris lalu menggunakan istilah dolmen untuk menyebut Meja Batu. Kata ini selain memperoleh pengaruh dari Prancis, juga berasal dari istilah Bangsa Celtik “cromlech” (stone table) dan “tolmen” (a hole of stone).

Di Irlandi yang banyak ditemukan Dolmen, mereka lebih suka menyebutnya “dolmain”. Dalam Bahasa Jerman Dolmen disebut Hünenbett atau Hünengrab, Belanda Hunebed, dalam bahasa Portugal Anta, dös di Swedia. Sementara itu di Korea Dolmen disebut Goindol.
“Dolmen”.

Dalam beberapa kasus tertentu, adakalanya Dolmen ini digunakan sebagai tempat untuk meletakkan atau menyimpan mayat. Untuk tujuan itu, kaki penyangga meja yaitu batu yang menunjang bagian atasnya biasanya diperbanyak agar mayat yang diletakkan di bawah dolmen itu tertutup rapat.

Menjaga tubuh seorang yang sudah meninggal konon menunjukkan adanya hubungan yang terjaga antara orang yang sudah meninggal dengan yang masih hidup. Dengan kata lain, itu bisa terus menjaga harmonisasi serta keselarasan antara dunia roh dan dunia mereka yang masih hidup, komunikasi dengan dunia spiritual, tidak saling mengganggu, misalnya. Atau bahkan dianggap dapat menjadi pelindung. Dolmen sebagai tempat untuk menyimpan mayat bukan sesuatu yang umum, sebab sepertinya tidak sembarangan orang yang saat dia mati lalu disimpan di bawahnya.

Jika “penguburan” dengan batu itu menjadi tradisi untuk semua orang pada masa itu, tentu akan ditemukan jumlah dolmen yang sangat banyak dalam satu wilayah. Sebagai fungsinya untuk menyimpan mayat, Dolmen sangat mungkin sekali dikhususkan hanya untuk menyimpan jasad para pemimpin dan orang-orang penting yang dihormati dalam masyarakat.

Seperti situs Megalitik prasejarah lainnya, Dolmen yang berasal dari budaya Neolitik itu ada yang mempunyai ukiran yang mewakili tumbuhan, hewan dan ada yang diukir seperti rasi bintang. Sementara itu, banyak juga yang beranggapan jika batu-batu itu mungkin saja sudah dirancang sebagai jam astronomi. Beberapa orang setidaknya meyakini hal itu.

Sumber : www.wacana.co dan wikipedia.org

Kali ini kita akan membahas tentang Apa itu Sarkofagus ?. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Apa itu Sarkofagus ?

Apa itu Sarkofagus ? Sarkofagus adalah salah satu bagunan pada jaman megalithikum yang berfungsi sebagai keranda dari batu besar berbentuk lesung atau palung dengan tutup di atasnya. Fungsi sarkofagus pada jamannya adalah sebagai kubur batu atau dolmen.

Kata "sarkofaus" berasal dari bahasa Yunani σάρξ (sarx, "daging") dan φαγεῖνειν (phagein,"memakan"), dengan demikian sarkofagus bermakna "memakan daging". Sarkofagus sering disimpan di atas tanah oleh karena itu sarkofagus seringkali diukir, dihias dan dibuat dengan teliti. Beberapa dibuat untuk dapat berdiri sendiri, sebagai bagian dari sebuah makam atau beberapa makam sementara beberapa yang lain dimaksudkan untuk disimpan di ruang bawah tanah. Di Mesir kuno, sarkofagus merupakan lapisan perlindungan bagi mumi keluarga kerajaan dan kadang-kadang dipahat dengan alabaster.

Berikut adalah contoh gambar Sarkofagus.
Sarkofagus adalah
Sarkofagus
Peninggalan ini banyak ditemukan di Bali, sarkofagus di Bali masih diangap keramat dan magis oleh masyarakat sekitar. Selain itu juga terdapat di beberapa tempat di Bondowoso, antara lain di desa Ginseran, Kecamatan Wringin, 19 Km ke arah barat kota Bondowoso. Situs yang lain juga terdapat di desa Grujugan, Bondowoso, dimana terdapat 462 situs purbakala, seperti sarkofagus, arca, menhir, plumpung dan batu susu bisa di temukan. Secara umum, di Bondowoso sendiri, terdapat sekitar 1000 lebih situs purbakala yang bisa di kunjungi.