Saturday, 30 April 2016

Kali ini kita akan membahas tentang Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial dan Cabang-cabangnya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial dan Cabang-cabangnya

Ilmu pengetahuan sosial adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Menurut wikipedia, Pengertian Ilmu sosial (bahasa Inggris: social science) atau ilmu pengetahuan sosial (Inggris:social studies) adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Ilmu ini berbeda dengan seni dan humaniora karena menekankan penggunaan metode ilmiah dalam mempelajari manusia, termasuk metoda kuantitatif, dan kualitatif. Istilah ini juga termasuk menggambarkan penelitian dengan cakupan yang luas dalam berbagai lapangan meliputi perilaku, dan interaksi manusia pada masa kini, dan masa lalu. Berbeda dengan ilmu sosial secara umum, IPS tidak memusatkan diri pada satu topik secara mendalam melainkan memberikan tinjauan yang luas terhadap masyarakat.
Pengeritan Ilmu Pengetahuan Sosial

Cabang-cabang ilmu sosial


Cabang-cabang utama dari ilmu sosial adalah:
  1. Antropologi, yang mempelajari manusia pada umumnya, dan khususnya antropologi budaya, yang mempelajari segi kebudayaan masyarakat
  2. Ekonomi, yang mempelajari produksi dan pembagian kekayaan dalam masyarakat
  3. Geografi, yang mempelajari lokasi dan variasi keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi
  4. Hukum, yang mempelajari sistem aturan yang telah dilembagakan
  5. Linguistik, yang mempelajari aspek kognitif dan sosial dari bahasa
  6. Pendidikan, yang mempelajari masalah yang berkaitan dengan belajar, pembelajaran, serta pembentukan karakter dan moral
  7. Politik, yang mempelajari pemerintahan sekelompok manusia (termasuk negara)
  8. Psikologi, yang mempelajari tingkah laku dan proses mental
  9. Sejarah, yang mempelajari masa lalu yang berhubungan dengan umat manusia
  10. Sosiologi, yang mempelajari masyarakat dan hubungan antar manusia di dalamnya
Jika dilihat dari tujuan yang telah dirumuskan dalam kurikulum Nasional bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial bertujuan untuk :
  1. Mengenal  konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan  masyarakat dan lingkungannya. Untuk mencapai kedalaman analisis terhadap persoalan ini, maka dalam kegiatan pembelajaran perlu disajikan media visual baik media AVA maupun media pembelajaran langsung agar siswa dapat memahami kehidupan masyarakat dalam lingkungan sendiri maupun dalam lingkungan masyarakat lain.
  2. Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu,  inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial. Pencapaian tujuan ini dapat diperoleh siswa jika dalam kegaitan pembelajarannya menggunakan pendekatan Pembelajaran Problem Solve, yang musti didukung oleh data-data  persoalan persoalan kemasyarakatan melalui media Visualisasi seperti gambar, film dan sejenisnya
  3. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Penumbbuhan kesadaran dan komitmen terhadap nilai sosial ini mustahil dapat tercapai jika siswa tidak mengalami langsung obyek pembelajaran yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial kemasyarakatan, seperti dengan menampilkan kondisi sosial yang membutuhkan perhatian dan apresiasi yang positif dari siswa.
  4. Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global. Kemampuan berkomunikasi siswa akan dapat di asah sedemikian rupa yang lahir dari pengenalan, pengetahuan dan informasi data yang diperoleh melalui media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial agar mereka dapat memiliki kemampuan bersosialisasi, bekerjasama dalam konteks lokal dan global.

Kali ini kita akan membahas tentang Kebijakan Masa Pemerintahan Raffles di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Kebijakan Masa Pemerintahan Raffles di Indonesia

Kebijakan Masa Pemerintahan Raffles di Indonesia diantaranya adalah kebijakan di bidang pemerintahan serta bidang keuangan dan perdagangan. Tugas utama Raffles di Indonesia adalah mengatur pemerintahan dan meningkatkan perdagangan dan keuangan.

Kebijakan Raffles dalam bidang Pemerintahan
Dalam bidang pemerintahan kebijakan Raffles sebagai berikut.
  • Membagi PuIau Jawa menjadi delapan belas keresidenan.
  • Menjadikan para bupati sebagat pegawai pemerintah sehingga mereka mendapat gaji dalam bentuk uang.
Kebijakan Raffles dalam bidang Keuangan dan Perdagangan
Adapun kebijakan Raffles dalam bidang keuangan dan perdagangan sebagai berikut.
  • Menghapus segala bentuk penyerahan wajib dan kerja paksa/rodi.
  • Memberikan kebebasan dalam usaha perdagangan dengan memberi kesempatan rakyat untuk menanam tanaman-tanaman yang laku di pasar internasional.
  • Melaksanakan monopoli garam.
  • Menjual tanah kepacia pihak swasta dan melanjutkan usaha pena naman kopi.
  • Memberlakukan sistem sewa tanah (landrente).

Pemerintahan Raffles yang tidak begitu lama tersebut memberikan pengaruh positif bagi Indonesia. Pengaruh positif kebijakan Raffles tersebut sebagai berikut.
  • Menulis buku sejarah Pulau Jawa berjudul The History of Java.
  • Istri Raffles. yaitu Olivia Mananne merintis Kebun Raya Bogor.
  • Berperan serta dalam perkumpulan kebudayaan dan ilmu pengetahuan, misalnya Bataviaasch Genootschapdi Harmoni, Jakarta.
  • Menemukan tanaman endemik Indonesia. yaitu Rafflesia Amoldi (bunga bangkai). Rafflesia Amok, adalah genus tumbuhan bunga parasit. Rafflesia ditemukan di hutan hujan Indonesia. Tumbuhan ini tidak memiliki batang, daun, ataupun akar yang sesungguhnya. Satu-satunya bagian tumbuhan Rafflesia yang dapat dilihat di luar tumbuhan inangnya adalah bunga bermahkota lima. Diameter bunga Rafflesia Amoldi bisa mencapai lebih dari 100 cm dan beratnya hingga 10 kg.

Pemerintahan Raffles di Indonesia tidak berlangsung lama. Berdasarkan Konvensi London pada tahun 1814 Inggris sepakat menyerahkan kembali wilayah yang pernah dikuasai Belanda. Penyerahan kekuasaan ini baru terealisasi pada tahun 1816. Dalam proses penyerahan kekuasaan tersebut, pihak Inggris diwakili oleh John Vendall sedangkan pihak Belanda diwakili oleh tiga komisaris jenderal, yaitu Buyskes, Elout, dan van der Capellen.

Thursday, 31 March 2016

Kali ini kita akan membahas tentang Karakteristik Samudra Pasifik, Atlantik, Hindia, dan Arktik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Karakteristik Samudra Pasifik, Atlantik, Hindia, dan Arktik

Di planet Bumi tempat kita hidup ini terdapat empat samudra yaitu samudra Pasifik, samudra Hindia, samudra Arktik, dan samudra Atlantik yang mesing-masing mempunyai karakteristik tersendiri.

Karakteristik Samudra Pasifik

Nama Pasifik berasal dari bahasa Spanyol yaitu “pacifico” yang berarti “tenang”. Samudra Pasifik menempati sepertiga dari luas bumi kita (179,7 juta km2). Samudra ini memiliki panjang sekitar 15.500km yang terbentang dari Laut Bering (di Artik) sampai batasan es di Laut Ross (di Antartika). Lebar samudra ini (dari timur – barat) sekitar 5°U garis lintang dan terhampar ± 19.800 km mulai dari kawasan Kepualauan Indonesia sampai Pantai Kolombia.

Batas-batas Samudra Pasifik adalah:
1) sebelah barat: di antara Asia dan Australia
2) sebelah timur: Pantai Amerika
3) sebelah Selatan: Benua Antartika
4) sebelah utara: Lutan/Samudra Arktik
Karakteristik Samudra Pasifik,  Atlantik, Hindia, dan Arktik

Adapun kekhasan Samudra Pasifik adalah sebagai berikut.
  1. Di samudra inilah, terdapat Palung Mariana yang adalah titik terendah permukaan bumi berada.
  2. Samudra ini adalah samudra terluas di dunia.
  3. Samudra Pasifik berisi skitar 25.000-an kepulauan (lebih dari jumlah kepulauan yang berada di lautan dunia lainnya jika digabung) yang terbanyak terdapat di sebelah selatan khatulistiwa.
  4. Di Samudra pasifik banyak terjadi peristiwa musibah alam, seperti gempa tektonik yang berasal dari dasar samudra, angin puyuh/badai yang banyak merusak pulau pulau di bagian pantai pasifik, tsunami yang diakibatkan oleh gempa bumi dari dasar laut yang mampu menghancurkan kepulauan dan menghapus seluruh kota-kota pantai.
  5. Di Samudra pasifik banyak terdapat gunung api yang terdapat di bawah laut (seamounts)

Karakteristik Samudra Atlantik

Nama Atlantik berasal dari kata dalam bahasa Yunani yang berarti “laut atlas”. Samudra Atlantik adalah samudra terbesar kedua (setelah Samudra Pasifik) yang mempunyai luas ± seperlima luas permukaan bumi. Samudra ini berbentuk seperti huruf “S” yang memanjang dari belahan bumi bagian utara hingga belahan bumi selatan, di mana garis khatulistiwa bertindak sebagai pembaginya. Oleh sebab itu dikenal dua Samudra Atlantik, yaitu Samudra Atlantik Utara dan Samudra Atlantik Selatan.

Batas-batas Samudra Atlantik
1) Sebelah barat: Benua Amerika (utara dan selatan)
2) Sebelah timur: Benua Eropa dan Afrika
3) Sebelah utara: Samudra Arktik
4) Sebelah slatan: Benua Antartika

Luas samudra ini ±106.450.000 km2. Jika lautan di sekitarnya tidak dihitung, luasnya menjadi 82.362.000 km2. Koordinat geografisnya 0O00 U, 25O00 B. Luas Samudra Atlantik ± 6½ kali negara Amerika Serikat. Kedalaman rata-rata samudra ini sekitar 3.332 m.

Beberapa karakteristik Samudra Atlantik adalah sebagai berikut.
  1. Bentuknya yang meliuk (dari utara ke selatan) menyerupai huruf “S”.
  2. Samudra Atlantik memiliki pesisir pantai yang tidak beraturan (irregular) yang dibatasi bermacam-macam teluk dan lautan.
  3. Di samudra ini terdapat titik terendah di Lembah Milwauke di Palung Puerto Rico (- 8.605m)
  4. Sering terjadi badai tropis di samudra ini. Badai tropis berkembang pada sekitar kawasan pesisir pantai Afrika dekat Tanjung Verd dan bergerak ke arah barat menuju Laut Karibia (Mei-Desember). Angin ribut adalah hal biasa yang terjadi di Atlantik Utara pada musim dingin di utara yang menyebabkan perlintasan samudra menjadi lebih sulit dan berbahaya.
  5. Terdapat dua terusan penting yang adalah jalur perairan penting, yaitu Terusan Kiel dan Terusan Saint Lawrence

Karakteristik Samudra Hindia/Samudra Indonesia

Samudra Hindia adalah samudra terbesar ketiga di dunia, meliputi nyaris 20% permukaan air bumi. Samudra ini dipisahkan dengan Samudra Atlantik pada 20°timur meridian serta dipisahkan dengan Samudra Pasifik dengan 147°timur meridian. Luas total samudra ini 68.556 juta km2. Samudra Hindia meliputi Laut Andaman, Laut Arab, Teluk Bengala, Teluk Perna, Selat Malaka, Teluk Oman, Teluk Aden, dan Great Australian Bight.

Batas-batas Samudra Hindia adalah sebagai berikut.
1) Sebelah utara: kawasan Asia Selatan
2) Sebelah selatan: Laut Antartika
3) Sebelah barat: Jazirah Arab dan Afrika
4) Sebelah timur: Semenanjung Malaka, Kepulauan Indonesia dan Australia.

Beberapa kekhasan karakteristik Samudra Hindia.
  1. Mempunyai titik terendah di Palung Jawa (-7.258m).
  2. Terdapat banyak pelabuhan-pelabuhan penting yang ramai akan perdagangan, seperti Calcuta (India), Kolombo (Sri Lanka), Durban (Afrika Selatan), Jakarta (Indonesia), Karachi (Pakistan), Fremantle (Australia), Teluk Richards (Afrika Selatan)
  3. Arusnya besar dan gelombangnya relatif tinggi.
  4. Mempunyai sedikit pulau (Pulau Madagaskar dan Ceylon adalah pulau-pulau yang terbesar).

Karakteristik Samudra Arktik

Samudra Arktik berlokasi di belahan bumi bagian utara dan mayoritas berada di kawasan Arktik, kutub utara. Walaupun Organisasi Hidrografic Intenasional (IHO) menganggapnya sebagai samudra, namun para ahli samudra menyebutnya sebagai Laut Mediterania Arktik atau Laut Arktik. Samudra Arktik mengisi sebuah basin bundar dan mempunyai luas sekitar 14.056.000 km² (± 1,5 kali luas USA). Panjang garis pantainya 45.389 km dengan letak geografis pada 90°00’ LU dan 0°00’BT. Batas-batas Samudra Arktik yaitu nyaris dikelilingi olah daratan sepenuhnya, yaitu Asia Utara, Amerika Utara, Greenland, dan Jazirah Skandinavia/Eropa Utara.

Karakteristik yang dimiliki Samudra Arktik adalah sebagai berikut.
  1. Merupakan samudra terkecil dan terdangkal di antara samudra yang ada di dunia.
  2. Samudra ini selalu tertutup oleh es, baik pada musim dingin atau musim sepanjang tahun.
  3. Suhu dan kadar garamnya selalu berubah-ubah bergantung musim dan es yang menutupinya (sedang mencair atau meleleh)
  4. Mempunyai kadar garam terendah dibandingkan samudra-samudra lain di dunia (hal ini disebabkan rendahnya penguapan dan terbatasnya keluarnya air dari samudra ke daerah selatannya dengan masukan air tawar ke Samudra Arktik dalam jumlah yang besar).
  5. Terdapat basin dengan kedalaman 4.000 – 5.450 meter.
  6. Titik terendah terdapat di Basin Eurasia (-5.450m)
  7. Mempunyai bentuk dasar samudra yang sangat bervariasi, yaitu dengan adanya faultblock- ridge, plans of the abyssal zone, laut-laut dalam dan basin-basin.
  8. Mempunyai iklim kutub sepanjang tahun (suhu rata-rata -2°C).