Sunday, 14 December 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam dalam Kehidupan Manusia. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam dalam Kehidupan Manusia

Apakah kalian telah memahami tentang pengertian sumber daya alam ? Apa fungsi dan peran sumber daya alam bagi kehidupan umat manusia ? Untuk membantu memahami lebih lanjut tentang fungsi dan peran sumber daya alam bagi kehidupan, kita akan mempelajarinya pada subtema ini. Terlebih dahulu kamu harus memahami apa itu sumber daya alam dan bagaimana klasifikasinya. Masih ingatkah kamu pembagian sumber daya alam ?
Silahkan dalami lagi pada materi Pengertian dan Pengelompokan Sumber Daya Alam

a. Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Hayati

Sumber daya alam hayati adalah semua makhluk hidup yang ada di bumi, seperti: hewan, tumbuhan, dan mikroba. Sumber daya alam yang berasal dari tumbuhan disebut sumber daya alam nabati, sedangkan sumber daya alam dari hewan disebut sumber daya alam hewani.

1) Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Nabati bagi Kehidupan
Sebagian besar sumber daya alam nabati di Indonesia berfungsi sebagai tanaman budidaya pangan, sandang, bahan baku kayu olahan, dan obat-obatan.

a) Sumber Daya Alam Nabati sebagai Budi Daya Pangan
Sumber daya alam nabati sebagai tanaman budidaya pangan dapat dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin. Tanaman sebagai sumber karbohidrat, seperti: padi, ubi, jagung, dan kentang. Tanaman sebagai sumber lemak, antara lain: kacang tanah, kelapa, dan kelapa sawit. Tanaman sebagai sumber protein, diantaranya adalah kedelai, kacang hijau, serta jenis kacang-kacangan yang lainnya. Sedangkan tanaman yang merupakan sumber vitamin, yaitu: sayur-sayuran.

b) Sumber Daya Alam Nabati sebagai Budi Daya Sandang
Sumber daya alam hayati yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan sandang atau bahan pakaian, antara lain adalah serat rami sebagai bahan dasar rayon, kapas sebagai bahan dasar katun, dan serat sisal sebagai bahan dasar linen. Seiring dengan berkembangnya teknologi, inovasi sebagai bahan dasar kain dari tumbuhan didapat juga dari serat nanas dan pisang serta tanaman-tanaman yang memiliki kandungan selulosa (serat tumbuhan) yang tinggi.

Pakaian yang asalnya dari bahan tumbuhan, biasanya memiliki nilai jual yang tinggi, karena produksinya yang terbatas dan perlakuan bahannya yang khusus. Selain itu, mempunyai sifat-sifat yang hampir sama, yaitu: kuat, mudah kusut, padat, dan tahan penyetrikaan.

Wawasan
Tahukah kalian, bahwa kapas dan kapuk sebagai bahan kain pakaian berasal dari bijinya. Dalam pembuatan pakaian, pabrik lebih banyak menggunakan serat kapas (cotton). Serat kapuk digunakan sebagai bahan pengisi. Menurut sejarahnya, kapas telah dikenal orang sejak 5 ribu tahun Sebelum Masehi. Para ahli mengatakan bahwa negara yang pertama menggunakan kapas adalah India.
Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam dalam Kehidupan Manusia

Bahan dasar kain dari tumbuhan diproduksi dari serat yang dimilikinya. Serat tersebut diperoleh dari biji, batang pohon, daun, dan buah. Diantara jenis tanaman yang digunakan bagian bijinya sebagai serat adalah Kapas dan Kapuk. Jenis tanaman yang digunakan bagian batangnya sebagai serat adalah Flak, Jute, Rami, Rosella, Henep, Urena, Sun, dll. Jenis tanaman yang digunakan bagian daunnya sebagai serat adalah Abaka, Sisal, Henequen. Sedangkan jenis tanaman yang digunakan bagian buahnya sebagai serat adalah Kelapa (sabut).

Tanaman-tanaman tersebut digunakan oleh manusia untuk membuat bahan baju atau sebagai alat kebutuhan rumah tangga, misalnya: keset kaki. Banyak sekali hasil motif yang dihasilkan oleh manusia dengan berbagai macam dan corak yang beraneka, sehingga memberikan nilai tambah keindahan pada pakaian-pakaian yang dikenakan oleh manusia.

c) Sumber Daya Alam Nabati sebagai Komoditas Kayu Olahan
Sebelum manusia mengenal perkakas rumah tangga dari besi, alumunium, dan sejenisnya, manusia telah memanfaatkan berbagai jenis kayu sebagai bahan baku untuk menopang kehidupan. Pemanfaatan kayu olahan digunakan untuk pembuatan mebel, seperti kayu jati dan kayu-kayu yang lain yang telah dibudidayakan dari hutan, seperti: meranti, rotan, rasamala, dan bambu.

d) Sumber Daya Alam Nabati sebagai Bahan Obat-obatan
Selain digunakan sebagai sandang, pangan, dan bahan baku, tanaman sebagai sumber daya alam nabati bagi manusia juga dapat digunakan sebagai obat-obatan. Tanaman yang digunakan sebagai bahan obat-obatan biasanya dikenal dengan istilah apotek hidup, tanaman-tanaman ini misalnya kumis kucing, jahe, kunyit, kencur, dan temu lawak, termasuk bunga Rosella.

Bunga Rosella adalah salah satu sumber daya alam nabati yang banyak mengandung nutrisi/gizi dan baik untuk kesehatan manusia. Fungsi dan kandungan nutrisi Rosella, sangat bermanfaat sebagai bahan antiseptik. Adapun manfaat dari bunga Rosella untuk kesehatan manusia, diantaranya adalah :
  1. Menurunkan tekanan darah tinggi (menstabilkan tekanan darah), kolesterol, ambeien, batuk, panas dalam, jantung, dan lainnya.
  2. Melancarkan peredaran darah, kencing, dan buang air besar, memperbaiki saluran kencing, dan ginjal.
  3. Sebagai pengganti cairan elektrolit tubuh yang hilang setelah berolahraga, dan juga sebagai tonikum yang menyegarkan.
  4. Mengontrol berat badan, memperbaiki pencernaan, dan mencerahkan kulit.

Berbagai hasil olahan dan kemasan bunga Rosella dapat berupa: sari bunga Rosella dan teh bunga Rosella. Bagi produsen penghasil produk olahan, bunga Rosella dapat menjadi aset peluang yang besar untuk meningkatkan perekonomiannya, karena dapat diperjualbelikan di pasar.

Berbagai tanaman lain yang juga dimanfaatkan di Indonesia antara lain sebagai berikut:
  1. teh, kopi, tebu, tembakau, lada, gambir, vanili, dan sebagainya untuk keperluan industri.
  2. cengkih, serai, tengkawang, kayu putih, dan kenanga sebagai sumber minyak atsiri.
  3. anggrek, mawar, melati, dan lain-lain sebagai tanaman hias, dapat menyemarakkan kehidupan manusia dan juga meningkatkan nilai budaya.
  4. kedelai, kacang hijau, serta jenis kacang-kacangan lainnya sebagai sumber protein.
2) Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Hewani bagi Kehidupan

Sumber daya alam hewani, digunakan sebagai sumber pangan, dalam hal ini, pangan digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia sebagai makanan sehari-hari, misalnya: ikan, hewan ternak, dan lain sebagainya.

a) Perikanan
Perikanan merupakan sumber daya alam hayati yang sangat potensial di Indonesia karena 2/3 wilayah Indonesia ialah perairan. Sumber daya perikanan merupakan sumber makanan bagi kehidupan manusia.
Selain itu, sumber daya perikanan juga sering dimanfaatkan manusia sebagai sarana hiburan, misalnya dengan memancing ikan, baik itu di perairan darat ataupun laut. Hasil-hasil laut juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan aneka kerajinan, seperti tampak pada gambar berikut.

Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam dalam Kehidupan Manusia

b) Peternakan
Peternakan merupakan salah satu sumber daya alam hayati yang dimiliki oleh Indonesia. Sumber daya alam hayati peternakan dapat berupa hewan liar maupun hewan yang sudah dibudidayakan. Peternakan dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
(1) Peternakan Potong dan Kerja
Jenis peternakan potong dan kerja dimanfaatkan oleh manusia untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti: mengangkat barang-barang, membajak sawah, dan alat transportasi. Selain dimanfaatkan tenaganya, hewan juga diambil dagingnya. Macam-macam hewan yang termasuk didalam jenis ini, antara lain: sapi, kambing, kuda, dan domba.

(2) Peternakan Perah
Susu merupakan penyempurna konsumsi manusia, kalian pasti pernah mendengar kalimat "empat sehat lima sempurna". Susu merupakan salah satu produk utama dalam peternakan perah. Sapi, kambing, dan kuda, merupakan beberapa jenis hewan yang diambil air susunya untuk memenuhi kehidupan manusia. Susu merupakan salah satu sumber gizi bagi kehidupan manusia.

(3) Peternakan Unggas
Peternakan unggas merupakan jenis hewan yang memiliki bulu dan sayap untuk diambil daging ataupun telurnya. Beberapa hewan yang termasuk didalamnya, seperti: ayam, bebek, kalkun, dan merpati.

(4) Aneka Satwa
Aneka satwa merupakan hewan yang belum lama didomestikasi. Aneka satwa digunakan sebagai penghasil bahan pangan berprotein tinggi. Contoh aneka satwa, diantaranya: lebah madu, cacing tanah, ulat sutera, burung unta, dan burung walet.

Renungkan
Keanekaragaman hayati di Indonesia, sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan berbagai macam jenis tanaman dan hewan yang hidup di Indonesia. Keberadaan tumbuhan dan hewan di Indonesia, memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan masyarakatnya. Hal ini patut kita syukuri, karena tidak semua negara di dunia memiliki keanekaragaman hayati seperti Indonesia. Selain itu, kita juga harus menjaga kelestarian ekosistem agar keanekaragaman hayati yang bermanfaat tersebut tidak punah.

b. Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam Non Hayati


Selain sumber daya alam hayati, ada pula sumber daya alam non hayati yang dapat ditemui di lingkungan sekitar kita. Contoh sumber daya alam non hayati, yaitu: bahan tambang, air, panas bumi, dan udara. Selanjutnya marilah kita pelajari lebih mendalam, tentang fungsi dan peran sumber daya alam non hayati bagi kehidupan manusia.

1) Sumber Daya Alam Bahan Tambang
Keberadaan bahan tambang di Indonesia, sangat banyak bahkan sampai diperebutkan oleh negara-negara lain di dunia. Pada artikel sebelumnya, kalian telah mempelajari daya tarik Indonesia bagi bangsa Barat (Pengaruh Keunggulan Lokasi terhadap Kolonialisme Barat di Indonesia). Daya tarik Indonesia tidak hanya pada sektor pertanian saja, bahan tambang juga menjadi salah satu potensi yang ada di Indonesia. Saat ini, banyak pengelolaan blok-blok pertambangan di Indonesia yang dikelola oleh asing.

Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 berbunyi, “Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. Barang tambang di Indonesia terdapat di darat maupun di laut. Pengelolaan barang tambang tersebut, memerlukan: modal yang banyak, tenaga ahli yang memadai, dan teknologi tinggi. Kekayaan alam yang ada di bumi Indonesia, dapat dikelola dengan baik oleh pihak swasta maupun pihak asing. Pertambangan merupakan suatu kegiatan yang perlu perencanaan secara baik dan matang, sebab harus selaras dengan kelestarian lingkungan hidup yang harus dapat terjaga dengan baik.

Penggolongan bahan galian menurut Undang-Undang No. 11 Tahun 1967 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertambangan, dibagi menjadi 3 (tiga) golongan, yaitu:
  1. Bahan galian golongan A, yaitu bahan galian golongan strategis. Strategis dalam hal ini adalah strategis bagi pertahanan/keamanan negara atau bagi perekonomian negara;
  2. Bahan galian golongan B, yaitu bahan galian vital, adalah bahan galian yang diguanakan untuk menjamin hajat hidup orang banyak;
  3. Bahan galian golongan C, yaitu bahan galian yang tidak termasuk golongan A dan B.

Menurut pemanfaatannya, bahan galian potensial bernilai ekonomi tinggi di Indonesia dikelompokkan atas tiga golongan, yaitu:
  1. Bahan galian logam/bijih (ore); yaitu bahan galian yang bila diolah dengan teknologi tertentu, akan dapat diambil dan dimanfaatkan logamnya, seperti: timah, besi, nikel, tembaga, emas, perak, seng, dan sebagainya.
  2. Bahan galian energi; yaitu bahan galian yang dimanfaatkan untuk energi, misalnya: batu bara dan minyak bumi.
  3. Bahan galian industri; yaitu bahan galian yang dimanfaatkan untuk industri, seperti: asbes, aspal, bentonit, batu gamping, dolomit, diatomae, halit, talk, gipsum, kaolin, zeolit, dan tras.

Penggolongan bahan-bahan galian tersebut, didasarkan pada:
  • Nilai strategis/ekonomis bahan galian terhadap negara;
  • Terdapatnya suatu bahan galian dalam alam (genese);
  • Penggunaan bahan galian bagi industri;
  • Pengaruh bahan galian terhadap kehidupan rakyat banyak;
  • Pemberian kesempatan pengembangan pengusaha;
  • Penyebaran pembangunan di seluruh daerah.

Peranan dari usaha pertambangan dan bahan galian di Indonesia, adalah sebagai berikut:
  1. Menambah pendapatan negara.
  2. Memperluas lapangan kerja.
  3. Memajukan bidang transportasi dan komunikasi.
  4. Memajukan industri dalam negeri.
  5. Sebagai pemasok kebutuhan barang tambang dan galian dalam negeri.
  6. Minyak bumi dan gas alam sebagai bahan bakar atau sumber energi.
  7. Pasir atau batu sebagai bahan bangunan,
  8. Emas, intan, dan perak, sebagai perhiasan.
  9. Bahan industri dalam negeri.

Renungkan
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil tambang terbesar di dunia. Pengelolaan tambang-tambang di Indonesia tersebut, masih didominasi oleh pihak asing. Kondisi tersebut mengakibatkan pemasukan dari sektor pertambangan, masih relatif kecil terhadap pendapatan nasional. Pengelolaan sumber daya alam, sangat membutuhkan sumber daya manusia yang baik serta penguasaan teknologi yang unggul. Apakah saat ini Indonesia telah memiliki kedua hal tersebut ? Bagaimanakah upaya yang harus kita lakukan agar negara Indonesia mampu secara mandiri mengelola sumber daya tambang  ?

2) Sumber Daya Alam Tanah
Fungsi dan peran sumber daya alam dalam kehidupan manusia juga terlihat dari fungsi dan peran tanah sebagai salah satu sumber daya alam penting di Indonesia. Tanah merupakan hasil dari pelapukan batuan-batuan dan sisa-sisa bahan organik yang hancur karena proses alamiah. Tanah dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai lokasi tempat tinggal dan tempat menjalankan berbagai aktivitas kehidupan manusia. Rumah, gedung, dan hotel, tentunya dibangun di atas permukaan tanah. Hal tersebut, membuat tanah memiliki nilai ekonomis karena dapat diperjualbelikan atau disewakan.

Selain itu, tanah juga digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Pertanian dan perkebunan, merupakan kegiatan yang banyak dilakukan oleh manusia dalam memenuhi kebutuhannya yang sangat membutuhkan tanah. Tanah yang berasal dari material gunung api, mengandung berbagai unsur hara yang dapat meningkatkan kesuburan tanah. Perilaku manusia dalam memanfaatkan tanah secara langsung dapat mempengaruhi kesuburan tanah, seperti: tidak pernah dipupuk dan selalu ditanami sepanjang tahun tanpa diistirahatkan.

Tanah juga memiliki fungsi ekologis, yaitu: sebagai tempat untuk menyimpan cadangan air. Bencana kekeringan dan banjir, adalah salah satu akibat apabila fungsi ekologis tanah yang telah rusak. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga tanah agar berbagai macam bencana dapat dicegah.

Wawasan
Tanah daratan di Indonesia, sebagian besar merupakan jenis tanah vulkanis yang sangat subur. Tanah yang berasal dari material-material gunung api ketika erupsi memiliki kesuburan yang baik. Material ini mengandung banyak unsur hara yang sangat berguna bagi perkembangan tanaman. Tanah vulkanis umumnya dijumpai di daerah sekitar gunung api, misalnya lereng Gunung Merapi di DIY dan sebagian Jateng, serta lereng Gunung Sinabung di Kabupaten Tanahkaro Sumatera Utara. Indonesia merupakan negara yang mengandalkan sektor pertanian sebagai sektor utama mata pencaharian penduduknya.

3) Sumber Daya Alam Air
Fungsi dan peran sumber daya alam dalam kehidupan manusia juga terlihat dari fungsi dan peran air sebagai salah satu sumber daya alam penting di Indonesia. Air merupakan elemen yang menutupi 2/3 dari luas permukaan bumi. Jenis air yang setiap hari kita manfaatkan ialah air tawar yang hanya 3% dari total volume air yang ada di dunia. Dari 3% tersebut, masih dibagi lagi menjadi: gletsyer (69%), air tanah (30%), air permukaan (0,3%), dan bentuk lainnya (0,9%). Air tanah dan air permukaan adalah jenis yang digunakan untuk ememnuhi kebutuhan kita sehari-hari, yaitu: untuk minum, mandi, mencuci, dan sebagainya.

Air juga berperan dalam mengatur suhu tubuh manusia dan sumber ion yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Tanpa air, manusia tidak akan mampu bertahan dalam waktu yang lama. Selain itu, air di permukaan bumi juga menjadi tempat tinggal berbagai macam makhluk hidup lain. Ikan-ikan, baik di laut maupun di darat, dimanfaatkan oleh manusia sebagai sumber makanan yang kaya akan gizi. Pertanian dan perkebunan sebagai sarana dalam memenuhi kebutuhan manusia, juga membutuhkan air, karena pada hakikatnya, semua makhluk hidup di dunia ini membutuhkan air untuk kelangsungan hidupnya. Air juga memegang pernan penting sebagai sarana transportasi. Di daerah-daerah pedalaman Kalimantan, transportasi air masih sangat diandalkan. Transportasi air juga dipakai untuk sarana penyeberangan antarpulau.

Wawasan
Belanda adalah salah satu negara di dunia yang sebagian wilayahnya terdapat di bawah permukaan air laut. Tinggi permukaan tanah Belanda sangat rendah, hampir separuh negara ini berada di bawah permukaan laut yaitu 6,76 meter di bawah permukaan laut. Akan tetapi, Belanda tidak kehabisan akal. Mereka membuat tanggul (bendungan raksasa) di sekitar pantai, untuk menampung air laut. Hal ini menjadikan Belanda, salah satu negara termaju dalam mengelola sumber daya air di dunia.

a) Sumber air danau
Danau merupakan massa air yang berada di suatu cekungan (ledok/basin) yang terdapat di daratan. Danau terbesar di Indonesia adalah danau Toba yang terletak di Pulau Sumatera, tepatnya di Provinsi Sumatera Utara.

Pemanfaatan danau di bidang ekonomi yang umum dilakukan di Indonesia, yaitu:
(1) Cadangan Air Bersih
Keberadaan air di danau dengan volume yang sangat besar, maka dapat digunakan sebagai penyuplai air tanah dangkal maupun air tanah dalam. Keberadaannya akan membantu sekali, ketika musim kemarau panjang.
(2) Air Irigasi
Irigasi merupakan faktor utama dalam hal pertanian. Danau merupakan andalan utama untuk memenuhi kebutuhan irigasi, pada saat kemarau panjang. Kebutuhan air irigasi tidak dapat tercukupi melalui saluran lokal, maka waduk buatan sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
(3) Pariwisata
Danau yang terbentuk secara alami maupun buatan, apabila dikelola menjadi suatu objek tujuan wisata, akan mempunyai daya tarik sendiri. Keberadaan danau alami maupun buatan, tujuannya untuk keberadaan wisata air.
(4) Perikanan
Salah satu manfaat danau adalah untuk pengembangan perikanan darat. Air yang melimpah akan mampu menampung ataupun menjadi penyuplai kebutuhan air di empang, tetapi saat ini penggunaan karamba juga untuk menunjang adanya wisata air.
(5) Pembangkit Tenaga Listrik
Apabila cadangan air yang ada di danau cukup besar dan mampu untuk dijadikan sumber tenaga hidrolistrik, maka danau/waduk menjadi potensial untuk dijadikan sumber penggerak turbin untuk pembangkit listrik tenaga air.

Wawasan
Sejarah Terbentuknya Danau Toba
Fungsi dan Peran Sumber Daya Alam dalam Kehidupan Manusia
Danau Toba dulunya adalah sebuah gunung berapi. Danau ini diperkirakan meletus sekitar 73.000-75.000 tahun yll, dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner (ilmuwan dari Michigan Technological University) memperkirakan, bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu, sebanyak 2.800 km3 dengan 800 km3 batuan ignimbrit dan 2.000 km3 abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke Barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin, waktu itu menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu, dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut.

Kejadian tersebut menyebabkan kematian secara massal, dan pada beberapa spesies hewan dan tumbuhan mengalami kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan tersebut juga telah menimbulkan jumlah manusia di bumi, berkurang sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu: sekitar 60 juta manusia. Letusan tersebut juga menyebabkan terjadinya zaman es, akibat adanya abu vulkanik letusan gunung tersebut yang menutupi sinar matahari.

Letusan Gunung Toba Purba, merupakan suatu letusan kombinasi antara aktivitas vulkanik dan aktivitas lempeng tektonik. Akibat meletusnya Gunung ini, seteluruh tubuh Gunung Toba, terlempar ke udara dan hanya tinggal menyisakan kaki gunungnya yang membentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai: Danau Toba. Tekanan  magma ke atas yang belum keluar, menyebabkan munculnya sebuah pulau baru di tengah-tengah kaldera, yang saat ini dikenal dengan: Pulau Samosir.

Penyebaran debu gunung api ini sangat luas menjangkau hampir seluruh dunia. Berasal dari sebuah erupsi sepervolcano purba, yaitu: Gunung Toba. Dugaan yang mengarah ke Gunung Toba bukannya hanya terkaan, karena ditemukan bukti bentuk molekul debu vulkanik yang sama di 2.100 titik. Sejak kaldera kawah, hingga 3.000 mil dari sumber letusan. Bahkan yang cukup mencengangkan, ternyata penyebaran debu itu sampai terekam hingga Kutub Utara. Bukti-bukti yang ditemukan memperkuat dugaan, bahwa kekuatan letusan dan gelombang lautnya, juga sempat memusnahkan kehidupan di Atlantis.

b) Sumber air sungai
Di dunia ini, terdapat beribu-ribu sungai dengan panjang dan lebar yang beragam. Jika sungai terpanjang di dunia adalah Sungai Nil dengan panjang 6.650 km yang melewati sebelas negara di Afrika, yaitu: Tanzania, Uganda, Rwanda, Burundi, Republik Demokratik Kongo, Kenya, Ethiopia, Eritrea, Sudan Selatan, Sudan, dan Mesir. Maka, tahukah kalian sungai apakah yang terpanjang di Indonesia ?

Sungai terpanjang di Indonesia adalah Sungai Kapuas di Kalimantan Barat dengan panjang total mencapai 1.178 km. sungai ini mengalirkan air dari mata air Pegunungan Muller hingga muara sungai di Selat Karimata. Adapun 10 sungai terpanjang di Indonesia dapat dilihat di artikel Sepuluh sungai terpanjang di Indonesia.

Lalu, apakah yang dimaksud dengan sungai ? Bagaimana manfaat dan perannya dalam pembangunan ekonomi di Indonesia ? Mari kita cari tahu.
Sungai adalah massa air yang secara alami mengalir melalui suatu lembah. Kebanyakan sungai, mengalir di permukaan bumi ke tempat yang lebih rendah dan sebagian meresap di bawah permukaan tanah. Aliran sungai, tidak tetap. Kadang deras dan kadang lambat, tergantung pada kemiringan sungai. Alirannya mengikuti saluran tertentu, yang di kanan-kirinya dibatasi tebing yang curam.

Pemanfaatan serta peran sungai dalam pengembangan ekonomi, adalah:

(1) Sumber Air Industri
Aliran sungai di Indonesia pada bidang industri, umumnya dimanfaatkan oleh perusahaan air minum. Perusahaan ini memanfaatkan air sungai sebagai bahan baku untuk disuling dan diolah menjadi air mineral yang menyegarkan bagi masyarakat secara luas. Hal ini jelas sangat mendukung perkembangan ekonomi negara, mengingat pengambilan bahan baku di sungai dapat meminimalkan biaya produksi dan memaksimalkan keuntungan.

(2) Irigasi
Pemnfaatan untuk irigasi pada umumnya dilakukan oleh petani untuk mengairi sawah atau kebunnya, agar kebutuhan air pada tanamannya dapat terpenuhi sehingga hasil panennya pun akan menjadi maksimal. Jika hasil panen maksimal, maka pendapatan yang akan diperoleh pun akan optimal.

(3) Perikanan
Usaha perikanan sering dilakukan masyarakat, terutama pada sungai-sungai besar dengan aliran yang tidak begitu deras. Masyarakat pada umumnya membangun keramba atau kolam ikan, dekat dengan sungai. Pemilihan tempat yang demikian, sangat menguntungkan petani, karena pembuangan limbah serta pengisian kembali kolam dengan air, dapat dilakukan dengan cepat tanpa harus memompa terlebih dahulu seperti jika pembuatan kolam jauh dari sungai.

(4) Transportasi
Sungai juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana transportasi, seperti di Pulau Kalimantan. Di pulau tersebut, sungai yang ada, cukup, termasuk sungai besar sehingga aksesibilitasnya akan lebih cepat dan murah melalui sungai daripada melaui daratan.

(5) Rekreasi
Pemanfaatan sungai yang lain adalah sebagai destinasi wisata. Pada umumnya sungai yang dipilih sebagai destinasi wisata adalah sungai yang memiliki banyak jeram, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai wisata arung jeram.

(6) Sumber Bahan Bangunan (pasir dan batu)

Selain sebagai penyuplai air, sungai juga mampu menyuplai bahan bangunan, seperti: pasir dan batu. Terlebih lagi pada sungai-sungai yang memiliki hulu di sekitar gunung berapi, seperti: Sungai Gendol, Sungai Code, dan Sungai Progo.

4) Udara
Setiap makluk yang hidup di permukaan bumi ini pasti membutuhkan udara, baik manusia, hewan, dan tumbuhan. Lapisan udara di permukaan bumi disebut atmosfer, yang dibagi menjadi beberapa macam, yaitu: nitrogen sebesar 78%, oksigen 21%, serta 1% berupa uap air; karbon dioksida; dan gas-gas lain. Oksigen adalah udara yang sehari-hari kita hirup dan dibutuhkan oleh tubuh manusia dari berbagai jenis udara yang terdapat di atmosfer. Nitrogen juga, bermanfaat bagi kehidupan manusia. Nitrogen bagi tumbuhan, membantu mempercepat pertumbuhan tanaman, meningkatkan produksi bibit dan buah, serta memperbaiki kualitas daun dan akar.

Selain itu, udara yang bergerak, atau biasa kita sebut dengan angin, juga memiliki peranan yang besar bagi kehidupan manusia. Bangsa-bangsa Barat yang datang ke Indonesia pada masa lampau, menggunakan kapal-kapal yang digerakkan oleh tenaga angin. Angin juga dapat digunakan sebagai sumber energ, caranya: dengan mengubah energ gerak angin menjadi energi listrik. Udara juga dimanfaatkan oleh manusia sebagai sarana rekreasi dan olahraga, seperti: terjun payung, gantole, terbang layang, dan main layang-layangan.

Renungkan
Seiring dengan kemajuan teknologi, pencemaran lingkungan semakin marak terjadi di lingkungan sekitar kita. Coba kalian perhatikan, sampai saat ini masih banyak industri di kota-kota besar, pencemaran udaranya sangat terasa dampaknya. Selain itu, asap dari kendaraan bermotor juga mencemari udara. Udara yang kita hirup, menjadi kotor dan merusak kesehatan. Pencemaran udara juga dapat disebabkan oleh pembakaran hutan secara ilegal. Bagaimanakah sikap yang harus kita lakukan terhadap fenomena tersebut ?

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan panas bumi ? Panas bumi adalah sebuah energi yang dihasilkan dari dalam perut bumi. Sumber panas bumi tersebut umumnya dijumpai di daerah sekitar gunung api. Indonesia, Selandia Baru, dan Islandia, merupakan negara-negara yang berpotensial sekali untuk memanfaatkan panas bumi ini.

Tidak seperti minyak bumi dan batu bara, energi panas bumi sifatnya dapat diperbarui. Panas bumi memiliki fungsi dan peranan penting karena dapat kita manfaatkan sebagai sumber energi. Keunggulan panas bumi yang lain adalah, selain merupakan energi yang dapat diperbarui, energi panas bumi juga merupakan energi yang ramah lingkungan.

Dalam uraian di atas, kita telah mempelajari peran sumber daya alam dalam kehidupan manusia sehari-hari dilihat dari kegunaannya. Contoh dari hal ini adalah : bunga Rosella untuk kesehatan manusia, diantaranya: membantu menurunkan tekanan darah tinggi (menstabilkan tekanan darah), kolesterol, panas dalam, batuk, ambeien, dan jantung. Rempah-rempah: untuk minuman. Kayu: sebagai bahan bakar dan bahan bangunan. dan lain sebagainya.

Monday, 8 December 2014

Kali ini kita akan membahas tentang Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Portugis. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Portugis

Kedatangan bangsa Portugis ke Indonesia menjadi ancaman bagi kerajaan-kerajaan di Indonesia. Tidak heran jika sejak awal kedatangannya, terjadi periawanan dari kerajaan-kerajaan di Indonesia terhadap Portugis. Contoh perlawanan kerajaan di Indonesia terhadap Portugis sebagai berikut.

1) Perlawanan Sultan Baabullah terhadap Portugis

Pada tahun 1512 bangsa Portugis berhasil menemukan kepulauan rempah-rempah, Maluku. Saat itu bangsa Portugis yang dipimpin oleh Antonio de Abreau mendarat di Ternate. Kedatangan Portugis sernula ciiterima dengan balk oleh rakyat Ternate. Bahkan, Sultan Bayanull. (1500-1521) mengizinkan Portugis mendirikan pos dagang di Ternate. Sultan dan rakyat Ternate berharap Portugis dapat menjadi pembeli tetap rempah-rempah dengan harga tinggi. Portugis juga diharapkan dapat membantu Ternate untuk mengalahkan Tidore yang menjadi saingan dalam perdagangan rempah-rempah di Maluku.

Setelah mengetahui Ternate menjadi pusat utama perdagangan rempah-rempah di Maluku, Portugis berniat memonopoli perdagangan rempah-rempah di Ternate. Bahkan, Portugis ikut campur dalam urusan pemerintahan di Ternate. Tindakan Portugis tersebut akhirnya memancing kemarahan rakyat Ternate. Pada masa pemerintahan Sultan Hairun (1534-1570), rakyat Ternate bangkit melakukan perlawanan terhadap Portugis. Sultan Hairun mengobarkan perang mengusir Portugis dari Ternate. Perlawanan itu telah mengancam kedudukan Portugis di Maluku.

Keberadaan Aceh dan Demak yang terus mengancam kedudukan Portugis di Malaka telah menyebabkan Portugis di Maluku kesulitan mendapat bantuan. Oleh karena itu, Gubernur Portugis di Maluku, Lopez de Mesquita mengajukan perundingan damai kepada Sultan Hairun. Selanjutnya, Lopez de Mesquita mengundang Sultan Hairun ke benteng Sao Paulo. Dengan cara tersebut, Sultan Hairun berhasil ditangkap dan dibunuh oleh Lopez de Mesquita. Peristiwa itu semakin memicu kemarahan rakyat. Bahkan, rakyat seluruh Maluku dapat bersatu melawan Portugis.

Di bawah kepemimpinan Sultan Baabullah (1570-1583). rakyat menyerang pos-pos perdagangan dan pertahanan Portugis di Maluku. Benteng Sao Paolo dikepung selama lima tahun. Strategi tersebut berhasil mengalahkan Portugis. Pada tahun 1575 Portugis meninggalkan Maluku. Setelah kepergian Portugis, Ternate berkembang menjadi kerajaan Islam terkuat di Maluku. Sultan Baabullah berhasil membawa Ternate mencapai puncak kejayaan. Wilayah kekuasaan Ternate membentang dari Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Timur di bagian barat hingga Kepulauan Marshall di bagian timur, dari Filipina Selatan di bagian utara hingga Kepulauan Kai dan Nusa Tenggara di bagian selatan. Setiap wilayah atau daerah ditempatkan wakil sultan yang disebut sangaji. Sultan Baabullah selanjutnya dijuluki "penguasa 72 pulau". Pulau-pulau tersebut semuanya berpenghuni dan memiliki raja yang tunduk kepada Sultan Baabullah. 



2) Perlawanan Kerajaan Aceh terhadap Portugis

Perlawanan kerajaan Aceh dipimpir, Sultan Ali Mughayat Syah dan dilanjutkan Sultan Iskandar Muda. Perang tersebut disebabkan persaingan antara Kerajaan Aceh dan Portugis dalam memperebutkan jalur perdagangan di Selat Malaka. Usaha Aceh untuk menyingkirkan Portugis dilakukan dengan cars melengkapi kapal dagangnya dengan prajurit dan persenjataan. Selain itu, Aceh menjalin kerja sama dengan Kerajaan Demak dan meminta bantuan persenjataan ke Turki, Inggris, Goa, dan Gujarat. Dalam perang tersebut tidak ada pihak yang menang dan kalah. Perang berakhir setelah pelabuhan Malaka jatuh ke tangan Belanda pada tahun 1641.
Perlawanan Bangsa Indonesia terhadap Portugis

3) Perlawanan Kerajaan Demak terhadap Portugis

Untuk menyingkirkan Portugis dari Malaka, Pangeran Sabrang Lor atau Dipati Unus menghimpun dan mengirim pasukan dan Jawa, Makassar, dan Lampung serta bekerja sama dengan Kerajaan Aceh untuk merebut pelabuhan Malaka. Serangan ini gagal karena kalah persenjataan. Bahkan, Dipati Unus tertembak, tetapi masih selamat sampai di Jawa. Untuk menghalangi kekuasaan Portugis atas Jawa, pengganti Dipati Unus. yaitu Sultan Trenggono memperluas kekuasaan ke Jawa Barat dan Jawa Timur (kecuali Pasuruan dan Blambangan).

Kali ini kita akan membahas tentang Perkembangan Kolonialisme Barat di Indonesia . Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin.

Perkembangan Kolonialisme Barat di Indonesia

Bangsa Barat yang berhasil mencapai Kepulauan Indonesia menerapkan praktik kolonialisme dan imperialisme. Berawal dari kegiatan berdagang, mereka berusaha melakukan monopoli dari setiap kegiatan dagang yang dilakukannya. Selanjutnya, mereka mendirikan perusahaan dagang untuk menjalankan monopoli perdagangan. Kegiatan monopoli ini berlanjut dengan ekspansi politik di daerah-daerah penting Kepulauan Indonesia. Inilah titik awal kolonialisme di Indonesia. Perkembangan kolonialisme barat di Indonesia dibagi menjadi beberapa tahap berikut.

a. Masa Kekuasaan VOC


Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) merupakan organisasi dagang yang didirikan Belanda pada tanggal 20 Maret 1602. Pembentukan VOC merupakan saran Prins Maurits sebagai wali negara Belanda dalam Staaten General (parlemen). VOC memperoleh hak berdagang cii wilayah timur Kaap de Goede Hoop(Tanjung Harapan) dan sebelah barat Selat Magelhaen. Tujuan pembentukan VOC sebagai berikut.
Perkembangan Kolonialisme Barat di Indonesia

  1. Menghindari persaingan di antara para pedagang Belanda.
  2. Membantu keuangan pemerintah Belanda.
  3. Menyaingi pedagang-pedagang lainnya.
  4. Memperkuat posisi sehingga dapat melaksanakan monopoli Perdagangan.
  5. Menjalankan pemorintahan sebagai wakil pemerintah Belanda di Hindia Timur.

Masa kekuasaan VOC disebut akar kolonialisme Belanda di Indonesia. Meskipun VOC merupakan perusahaan dagang yang hanya bertugas mengurus masalah ekonomi, dalam perkembangannya VOC bertindak seperti sebuah negara. Berbagai kebijakan dikeluarkan VOC untuk menjalankan kekuasaannya di Indonesia. Pelaksanaan kebijakan ini mendapat izin dari pemeriMah Belanda. Pemerintah Belanda memberikan wewenang untuk menjalankan kekuasaan di Indonesia. Wewenang ini disebut hak oktroi. Hak oktroi yang dimiliki VOC sebagai berikut.
1) Hak mencetak uang.
2) Hak memiliki angkatan porang.
3) Hak memerintah daerah yang diduduki.
4) Hak meiakukan perjanjian dengan raja-raja.
5) Hak memonopoli perdagangan rempah-rempah.

Dalam menjalankan kekuasaannya, VOC dipimpin oleh seorang gubernur jenderal. Gubernur jenderal VOC yang pertama adalah Pieter Both. Selanjutnya, pada tahun 1615 Jan Pleterszen Coen (J.P Coen) diangkat sebagai gubernur jenderal kedua. Di bawah kepemimpinan J.P.C,oen, VOC berhasil menguasai perdagangan di sebagian besar wilayah Indonesia. J.P. Coen juga berhasil membangun Kota Batavia sebagai pusat kekuasaan VOC. Pada tahun 1795 VOC mulai mengalami kemunduran. Selanjutnya. pada tanggal 31 Desember 1799 VOC resmi dibubarkan pemerintah Belanda. Kemunduran VOC disebabkan beberapa faktor berikut.
  1. Terjadi korupsi yang dilakukan pegawai VOC.
  2. Banyak pegawai VOC tidak cakap.
  3. VOC terlalu sering terlibat perang yang memerlukan anggaran biaya tinggi.
  4. Keuangan VOC mengalami defisit sehingga memiliki banyak utang.
  5. Muncul perIawanan di berbagai daerah.

b. Masa Kolonialisme Belanda I

Berakhirnya kekuasaan VOC di Indonesia bukan berarti pemerintahan Belanda di Indonesia berakhir. Setelah VOC dibubarkan pemerintah Belanda membentuk pemerintahan kolonial Belanda untuk menjalankan kekuasaan di Indonesia. Pada tahun 1806 Prancis nemperkuat dominasinya atas Belanda dengan membubarkan Republik Bataaf dan menggantinya dengan Kerajaan Belanda. Raja yang memerintah Kerajaan Belanda adalah Louis Bonaparte, saudara Napoleon Bonaparte. Pergantian kekuasaan di Belanda juga turut memengaruhi pemerintahan Belanda di Indonesia.

Pada tahun 1808 Raja Louis menunjuk Herman Willern Daendels sebagai gubernur jenderal untuk menjaIankan kekuasaan di bekas wilayah kekuasaan VOC. Kebijakan-kebijakan Daendels selaku Gubernur Jenderal Hindia Belanda sebagai berikut.

1) Bidang Pertahanan

Kebijakan Daendels dalam bidang pertahanan berkaitan dengan tugas utarna Daendels untuk mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris. Kebijakan Daendels dalam bidang pertahanan sebagai berikut.
a) Memperbanyak jurmah pasukan.
b) Membangun jalan raya Anyer—Panarukan (Jalan Pos/Grooto Post-weg).
c) Membangun kembali armada pertahanan di Surabaya dan Batavia.
d) Membangun pelabuhan armada di Ujung Kulon, Merak, dan Surabaya.

2) Bidang Keuangan

Kebijakan Daendels dalam bidang keuangan sebagai berikut.
  1. Mengeluarkan uang kertas.
  2. Membentuk Dewan Pengawas Keuangan (DPK).
  3. Menjual tanah-tanah kepada pihak swasta atau partikelir (Cina dan Arab).
  4. Melakukan pemungutan pajak swasta dan penyerahan walib berupa has1 bumi.

3) Bidang Pemerintahan

Daendels mengganti sistem pemerintahan lama dengan sistem pemerintahan baru sebagai berikut.
  1. Membentuk Sekretariat Negara untuk membereskan masalah administrasi.
  2. Mengadakan pasar perbudakan di Pecenongan, Jakarta.
  3. Memindahkan pusat pemerintahan dari Sunda Kelapa ke Jayakarta.
  4. Membentuk kantor pengaditan di Batavia dan Surabaya.
  5. Mengganti raja-raja yang dianggap menghalangi kepentingan Belanda dan mengangkat raja-raja baru sesuai keinginan Belanda, misalnya di Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta.
  6. Merombak sistem feodal dan menggantinya dengan sistem pemerintahan Barat modem.
  7. Mengangkat penguasa daerah sebagai pegawar pemerintah
  8. Membagi Pulau Jawa menjadi sembilan pertektur.

Ketidakjujuran dapat mendorong seseorang mengalami kegagalan, itulah yang terjadi pada Daendels. Kesalahan terbesar Daendels ketika memerintah di Indonesia adalah menjual tanah kepada pihak swasta. Hasil penjualan tersebut tidak digunakan Daendels untuk kepentingan pemerintahan, tetapi memperkaya diri sendiri. Akibatnya, Raja Louis menarik Daendels dari jabatannya. Sebagai penggantinya, ditunjuklah Jenderal Jan Willem Janssens untuk menggantikan posisi Daendels. Janssens mulai memerintah di Indonesia sejak bulan Mei 1811. Akan tetapi, datam menjalankan pemerintahannya Janssens tidak memiliki kecakapan seperti yang diharapkan pemerintah Belanda.

Pada saat Janssens memerintah, kedudukan Inggris semakin kuat bahkan kekuatan Inggris mulai memasuki Pulau Jawa. Pada tanggal 18 September 1811 Janssens menyer. kepada Inggris. Pengakuan kekalahan Belanda kepada Inggris dilakukan di daerah, Tuntang, Salatiga, dengan menandatangani sebuah perjanjian yang disebut Kapitulasi Tuntang. lsi Kapitulasi Tuntang sebagai berikut.
  1. Pulau Jawa dan daerah sekitarnya yang dikuasai Belanda diserahkan kepada Inggris.
  2. Semua tentara Belanda menjadi tawanan Inggris.
  3. Orang-orang Belanda dapat dipekerjakan dalam pemerintahan Inggris.

c. Masa Pendudukan Inggris


Perkembangan kolonialisme barat di Indonesia pada masa pendudukan Inggris dimulai saat setelah Inggris  berhasil memaksa Belanda menyerah pada tahun 1811. Inggris segera menjadikan Indonesia sebagai bagian jajahannya di India. Gubernur Jenderal EIC (East Indra Company) di Kalkuta, India, Lord Minto, menunjuk Thomas Stamford Raffies sebagai letnan gubernur di Indonesia (Jawa). Dalam menjalankan tugas, Raffies dibantu sebuah badan penasihat yang disebut dengan Advisory Council.
Perkembangan Kolonialisme Barat di Indonesia
Raffles

Tugas utama Raffles di Indonesia adatah mengatur pemerintahan dan meningkatkan perdagangan dan keuangan. Dalam bidang pemerintahan kebijakan Raffles sebagai berikut.
  1. Membagi PuIau Jawa menjadi delapan belas keresidenan.
  2. Menjadikan para bupati sebagat pegawai pemerintah sehingga mereka mendapat gaji dalam bentuk uang.

Adapun kebijakan Raffles daIam bidang keuangan dan perdagangan sebagai berikut.
  1. Menghapus segala bentuk penyerahan wajib dan kerja paksa/rodi.
  2. Memberikan kebebasan dalam usaha perdagangan dengan memberi kesempatan rakyat untuk menanam tanaman-tanaman yang laku di pasar internasional.
  3. Melaksanakan monopoli garam.
  4. Menjual tanah kepacia pihak swasta dan melanjutkan usaha pena naman kopi.
  5. Memberlakukan sistem sewa tanah (landrente).

Pemerintahan Raffles yang hanya seumur jagung tersebut memberikan pengaruh positif bagi Indonesia. Pengaruh positif kebijakan Raffles tersebut sebagai berikut.
  1. Menulis buku sejarah Pulau Jawa berjudul The History of Java.
  2. Istri Raffles. yaitu Olivia Mananne merintis Kebun Raya Bogor.
  3. Berperan serta dalam perkumpulan kebudayaan dan ilmu pengetahuan, misalnya Bataviaasch Genootschapdi Harmoni, Jakarta.
  4. Menemukan tanaman endemik Indonesia. yaitu Rafflesia Amoldi (bunga bangkai). Rafflesia Amok, adalah genus tumbuhan bunga parasit. Rafflesia Amoldi ditemukan di hutan hujan Indonesia. Tumbuhan ini tidak memiliki batang, daun, ataupun akar yang sesungguhnya. Satu-satunya bagian tumbuhan Rafflesia yang dapat dilihat di luar tumbuhan inangnya adalah bunga bermahkota lima. Diameter bunga Rafflesia Amoldi bisa mencapai lebih dari 100 cm dan beratnya hingga 10 kg.
  5. Mengangkat kembali Sultan Sepuh sebagai Sultan Yogyakarta.

Pemerintahan Raffles di Indonesia tidak berlangsung lama. Berdasarkan Konvensi London pada tahun 1814 Inggris sepakat menyerahkan kembali wilayah yang pernah dikuasai Belanda. Penyerahan kekuasaan ini baru terealisasi pada tahun 1816. Dalam proses penyerahan kekuasaan tersebut, pihak Inggris diwakili oleh John Vendall. Adapun pihak Belanda diwakili oleh tiga komisaris jenderal, yaitu Buyskes, Elout, dan van der Capellen.


d. Masa Pemerintahan Belanda II

Belanda kembali menerapkan kebijakannya setelah mendapat penyerahan wilayah dari Inggris pada tahun 1816. Selama kurun waktu 1816-1830 kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah kolonial Belanda adalah pelaksanaan sewa tanah. Sistem ini merupakan kelanjutan dari kebijakan landrente yang diterapkan oleh Raffles pada masa pendudukan Inggris di Indonesia.

Pada masa pemerintahan Belanda yang kedua ini Belanda mengalami defisit keuangan. Defisit secara harfiah berarti kekurangan dalam kas keuangan. Defisit biasa terjadi ketika suatu organisasi (biasanya pemerintah) memiliki pengeluaran lebih banyak daripada penghasilan.

Defisit keuangan yang dialami Belanda disebabkan oleh besamya blaya peperangan, baik peperangan dengan tokoh-tokoh daerah maupun menghadapi perang kemerdekaan Belanda. Untuk mengatasi defisit keuangan pemerintah Beianda menerapkan kebijakan tanam paksa (Cultuurstelsel).

Kebijakan tanam paksa diusulkan oleh golongan konservatif Belanda. Oleh karena itu, Johannes van den Bosch diserahi tugas sebagai GubemurJenderal Hindia Belanda yang bertugas untuk menjalankan kebijakan tersebut dan memperbaiki keuangan Belanda. Program yang disusun van den Bosch untuk melaksanakan kebijakan tersebut sebagai berikut.
  1. Sistem sewa tanah dengan uang dihapuskan.
  2. Sistem tanam bebas diganti dengan tanam wajib.
  3. Pajak tanah dibayar dengan penyerahan wajib hasil tanaman.
  4. Kerja wajib (kerja rodi) dilaksanakan kembali untuk memperlancar tanam paksa.


Praktiknya, Belanda memberlakukan cultuur procenten kepada para pegawai (residen dan kepala desa). Cultuur procenten adalah hadiah berupa uang persenan dari harga hasil tanam paksa yang terkumpul di wilayahnya. Adanya pemberian hadiah tersebut menimbulkan kecenderungan untuk memaksa rakyat berusaha mencapai target tertentu. Akibatnya, banyak pegawai melakukan penekanan kepada petani dalam penyerahan hasil panen. Para petani menderita, hidup dalam kemiskinan dan kelaparan.

Meskipun sistem tanam paksa menimbulkan penderitaan bagi rakyat, sistem ini juga membawa dampak positif. Dampak positrf tanam paksa bagi rakyat antara lain memberi pengetahuan mengenai jenis-jenis tanaman baru dan cara merawatnya, pengetahuan mengenai daerah-daerah yang cocok untuk jenis tanaman tertentu, dan pengetahuan mengenai cara mengolah tanah dan memanennya. Tanam paksa mengakibatkan kesengsaraan rakyat sehingga pada tahun 1870 sistem tersebut dihapus.

Tokoh yang memelopori dihapuskannya tanam paksa adalah Dr. Edward Douwes Dekker. Meskipun Edward Douwes Dekker merupakan tokoh Belanda, ia bersimpati terhadap penderitaan yang dialami raKyat Indonesia. la mengusulkan penghapusan sistem tanam paksa melaluir tulisannya dalam buku Max Havelaar. Dalam bukunya tersebut ia menggunakan nama samaran Multatuli.

Penghapusan sistem tanam paksa mendapat dukungan dari kaum liberal di parlemen Belanda. Mereka menuntut pemerintah BeIanda membuka Indonesia untuk investasi asing. Diterapkannya sistem liberal mendorong golongan liberal di Eropa berbondong-bondong menanamkan modal asing di Indonesia. Mereka membuka bermacam-macam perkebunan seperti teh, tebu, kopi, tembakau, kina, dan kopra. Pemerintah menyediakan sarana kepada para pengusaha untuk menunjang pembukaan perkebunan seperti pembangunan saluran irigasi, jalan raya, jalan kereta api, jembatan, dan dermaga. Pembangunan sarana tersebut melibatkan rakyat dan memaksa mereka untuk melaksanakan kerja rodi.

Akibatnya, rakyat semakin menderita karena mendapat upah sangat rendah, sistem pajak sangat berat dan produksi bahan makanan berkurang. Sementara itu, pihak pengusaha mendapat keuntungan besar dan kekayaan alam Indonesia mengalir ke negeri Belanda. Adanya politik pintu terbuka menyadarkan kaum progresif Belanda agar memikirkan nasib rakyat Indonesia mengingat sudah banyak kekayaan alam Indonesia yang diambil oleh Belanda.

Kondisi itu mendorong munculnya Politik Etis atau Politik Balas Budi. Politik Etis atau Politik Balas Budi dicetuskan pada tahun 1890. Penganjur Politik Etis adalah Conraad Theodore van Deventer. Ia menutis sebuah karangan pada tahun 1899 berjudul Een Eereschuld (Utang Budi) yang dimuat dalam majalah De Gids. Pemikiran van Deventer tertuang dalam Trilogi van Deventer, yaitu edukasi (pendidikan), irigasi (pengairan), dan migrasi (perpindahan penduduk).

Pada pelaksanaannya Politik Etis diselewengkan pihak Belanda menjadi Politik Asosiasi. Sebagai contoh program edukasi hanya untuk menghasilkan tenaga-tenaga kerja terdidik bagi Belanda. Begitu pula pada sistem irigasi hanya untuk mengairi sawah-sawah yang disewa pengusaha-pengusaha Belanda. Selain itu, program migrasi hanya untuk tenaga kerja yang dipekenakan di perkebunan Belanda di luar Pulau Jawa. Politik Etis belum mampu mengubah nasib bangsa Indonesia menjadi lebih baik.

Meskipun demikian, bidang pendidikan mengalami kemajuan yang ditandai munculnya golongan intelektual (terpelajar).Tokoh-tokoh intelektual Indonesia yang muncut pada masa ini seperti dr Wahidin Sudirohusodo, dr. Sutomo. dan dr. Cipto Mangunkusumo tergerak untuk membebaskan bangsanya dari belenggu penjajah Belanda. 

Tanya Jawab seputar Perkembangan Kolonialisme Barat di Indonesia 

Apa itu perkembangan kolonialisme?

Jawaban : Perkembangan kolonialisme adalah proses penjajahan atau pengambilalihan wilayah dan sumber daya oleh negara yang lebih kuat terhadap negara atau wilayah yang lebih lemah, yang berlangsung seiring waktu dan meluas ke berbagai wilayah dunia.

Bagaimana terjadinya kolonialisme di Indonesia?

Jawaban : Kolonialisme di Indonesia terjadi melalui penjajahan oleh bangsa Eropa, terutama Belanda dan Inggris. Mereka datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah dan sumber daya alam lainnya, kemudian membangun benteng dan pos perdagangan, serta menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan lokal yang akhirnya mengarah pada pengendalian politik dan ekonomi.

Kapan berkembangnya kolonialisme dan imperialisme barat di Nusantara?

Jawaban : Kolonialisme dan imperialisme Barat mulai berkembang di Nusantara pada abad ke-16 hingga awal abad ke-20, dimulai dengan kedatangan bangsa Portugis, Belanda, dan Inggris.

Apa saja pengaruh kolonialisme Barat bagi bangsa Indonesia?

Jawaban : Pengaruh kolonialisme Barat bagi bangsa Indonesia meliputi perubahan sistem pemerintahan, penindasan politik dan ekonomi, pembentukan batas-batas wilayah, dan pengenalan budaya, pendidikan, serta teknologi Barat.

Apa tujuan kolonialisme ke Indonesia?

Jawaban : Tujuan kolonialisme ke Indonesia antara lain mencari keuntungan ekonomi melalui perdagangan, memperluas wilayah kekuasaan, menyebarkan agama dan budaya, serta menguasai sumber daya alam dan tenaga kerja lokal.

Apa yang kamu ketahui tentang kolonialisme di Indonesia?

Jawaban : Kolonialisme di Indonesia melibatkan penjajahan oleh bangsa Eropa, terutama Belanda dan Inggris, yang menguasai wilayah dan sumber daya alam, serta mengeksploitasi rakyat Indonesia. Perjuangan kemerdekaan dan perlawanan terhadap kolonialisme berlangsung selama berabad-abad hingga Indonesia merdeka pada tahun 1945.

Faktor apa saja yang mendorong terjadinya kolonialisme?

Jawaban : Faktor yang mendorong terjadinya kolonialisme antara lain kebutuhan ekonomi, ekspansi wilayah, persaingan politik antarnegara, penyebaran agama dan budaya, serta keinginan untuk menguasai sumber daya alam dan tenaga kerja.

Apa saja contoh kolonialisme?

Jawaban : Contoh kolonialisme meliputi penjajahan Belanda di Indonesia, penjajahan Inggris di India, penjajahan Spanyol di Amerika Latin, dan penjajahan Prancis di Afrika Barat dan Indochina.

Kapan kolonialisme terjadi di Indonesia?

Jawaban : Kolonialisme terjadi di Indonesia mulai dari abad ke-16 hingga pertengahan abad ke-20, dimulai dengan kedatangan bangsa Portugis, Belanda, dan Inggris, serta berakhir dengan kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.

Sejak kapan munculnya kolonialisme?

Jawaban : Kolonialisme muncul sejak abad ke-15 dengan penjelajahan dan ekspansi bangsa Eropa ke berbagai wilayah di dunia, terutama di Asia, Afrika, dan Amerika.

Apa saja contoh penerapan kolonialisme di Indonesia?

Jawaban : Contoh penerapan kolonialisme di Indonesia meliputi sistem tanam paksa, pengendalian perdagangan, perubahan struktur pemerintahan, dan pendirian perkebunan-perkebunan besar yang menguntungkan penjajah.

Apa itu kolonialisme Barat?

Jawaban : Kolonialisme Barat adalah penjajahan yang dilakukan oleh negara-negara Eropa terhadap negara atau wilayah lain dengan tujuan mengendalikan dan menguasai sumber daya alam, tenaga kerja, dan perdagangan di wilayah tersebut.

Bagaimana perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme?

Jawaban : Perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme meliputi perlawanan fisik, seperti pemberontakan dan perang gerilya, serta perlawanan non-fisik, seperti gerakan nasionalisme, pendidikan, dan diplomasi.

Apa saja dampak positif kolonialisme?

Jawaban : Dampak positif kolonialisme meliputi pengenalan teknologi, infrastruktur, sistem pendidikan, dan budaya Barat, serta terbentuknya identitas dan kesadaran nasional.

Apa yang mengakhiri pemerintahan kolonialisme Belanda di Indonesia?

Jawaban : Pemerintahan kolonialisme Belanda di Indonesia diakhiri oleh Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 dan pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada tahun 1949.

Apa dampak negatif dari kolonialisme?

Jawaban : Dampak negatif kolonialisme meliputi penindasan politik dan ekonomi, eksploitasi sumber daya alam dan tenaga kerja, serta hilangnya budaya dan identitas lokal.